Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Melaksanakan KKN


Akhir bulan januari, mahasiswa Universitas Syiah Kuala akan kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode X (Sepuluh). Jika kamu merupakan salah satu calon mahasiswa yang akan melaksanakan program ini, maka membaca artikel ini merupakan pilihan yang tepat. Sebagai mahasiswa yang sudah melaksanakan KKN, saya merasa mempunyai tanggung jawab moral, untuk berbagi pengalaman seputar KKN yang semoga saja bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sebentar lagi akan melaksanakan KKN.

Saya sendiri sudah melaksanakan KKN pada periode sebelumnya di gampong Ie Meulee, Sabang. Suatu keberuntungan bagi kami ketika itu, KKN sambilan liburan di Sabang. Tapi saya dengar untuk periode X tidak ada lagi pilihan Kota Sabang.

Banyak pengalaman tentunya menjalani porgram yang pernah terhenti ketika konflik mendera Aceh ini. Selama KKN kita akan berinteraksi langsung dengan penduduk setempat, membuat program-porgram yang bermanfaat bagi masyarakat gampong. Berikut 4 hal yang harus kamu perhatikan sebelum terjun ke gampong untuk KKN;

1.    Buang Segala Stereotype Tentang “Kampung”
Saya sering sekali mendengarkan mahasiswa mengatakan “gampong kali qe”, “kek orang gampong qe, norak kali” dan sederet judge lainnya untuk gampong. Semua yang jelek-jelek akan di nisbahkan kepada gampong. Saya pribadi terkadang jadi geli sendiri ketika mendengar yang mengatakan kata-kata itu adalah seorang mahasiswa yang asalnya dari pelosok Aceh. kalau kata pepatah Aceh “Hana Geu The Droe” alias tidak sadar diri.
Jika ingin KKN maka buang semua persepsi buruk tersebut, hilangkan secara perlahan. Tentu akan sangat sulit jika kamu masih memegang taat stereotipe itu sementara kamu akan berbaur dengan masyarakat sebulan lamanya. Bisa-bisa kamu bakalan di depak dari gampong.

2.    Persiapkan Segala Keperluan Pribadi Selama KKN
Poin kedua ini juga cukup vital, jangan ada anggapan malas bawa keperluan pribadi seperti selimut, sisir, sepatu dan lain sebagainya. Jangan pernah berharap nanti bisa pinjam sama teman satu kelompok. Nasib baik jika teman satu kelompok mu adalah orang yang baik dan peduli terhadap teman sekelompoknya, nah jika teman satu kelompok mu adalah orang yang sangat menjunjung tinggi individualitas maka silahkan rogoh kocek sedalam-dalamnya untuk beli di gampong KKN.
Intinya usahakan selama menjalani KKN tidak merepotkan teman satu kelompok. Yang bisa kita siapkan secara pribadi maka siapkan, yang memang harus di bawa sama-sama maka baru siapkan dengan teman satu kelompok. ketika saya KKN, kami membawa printer, jadi kami menggotongnya secara sama-sama. Jika ada printer silahkan dibawam karena akan banyak sekali dokumen yang harus kamu print.

3.    Buang Segala Ego dan Cobalah Untuk Lebih Ramah
Jika kamu seorang egoisers maka cobalah untuk membuang sifat buruk tersebut. Cobalah membiasakan untuk mendahulukan kepentingan orang lain diatas kepentingan pribadi. Jika sifat ini tidak bisa kamu hilangkan, maka saya tidak yakin kamu akan kompak dengan kelompok mu.
Mulai dari sekarang kamu juga harus belajar ramah kepada sesama. Cobalah untuk sering tersenyum kepada teman-teman mu. Tapi jangan berlebihan ya senyumnya, takut di bilang gila nanti.

4.    Siapkan Rencana-Rencana Kecil Yang Ingin Kamu Lakukan Selama KKN

Sebulan di tempat baru tanpa melakukan sesuatu yang berbeda rasanya gimana gitu. Memang selama KKN akan ada yang namanya program kerja. Namun yang saya maksudkan disini adalah kamu membuat target, misalnya ketika KKN nanti kami bisa berkenalan dengan sebanyak-banyaknya warga gampong. Mungkin kamu juga bisa merencanakan untuk mencari anak-anak di gampong itu untuk kamu bimbing secara pribadi. 

2 komentar:

  1. Terima kasih sudah berbagi pengalaman nya, semoga KKN periode kali ini terjalani tanpa hambatan yang berarti (h)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Yusran Nasir, A.Md atas kunjungannya :)

      Hapus