8 Tips Sukses Mengerjakan Skripsi

1. Skripsimu Tidak Akan Pernah Kelar Jika Tidak Pernah Kamu Sentuh
Jangan pernah mimpi skripsimu bakalan siap kalau tidak pernah kamu sentuh. Ibarat makanan, ia tidak akan pernah habis kalau tidak kamu makan. Begitu pula dengan skripsi. Dimulai dari sekarang coba lah untuk pdkt dengannya. Taklukkan ia!

2. Jangan  Berharap Dosen Pembimbing Akan Bertanya Bagaimana Perkembangan Skripsimu
Source : www.sandiegounified.com
Pernah ada kawan yang cerita kalau dosen pembimbing perhatian sekali padanya. Mau bertanya dan semangatin untuk cepat-cepat siapin skripsinya. Dari penuturan kawan memang dosen ini baik orangnya. Tanpa modus apapun. Hingga kawan saya ini bisa sarjana dalam waktu 4 tahun 11 bulan. Lumayan cepat untuk mahasiswa exact.
Nah kalau kamu dapat dosen pembimbing gini, kamu adalah salah satu dari ribuan mahasiswa tingkat akhir yang SANGAT beruntung. Sayangnya saya lebih sering mendengar mahasiswa yang mengeluh tentang dosen pembimbingnya. Ada yang ngeluh susahnya jumpain dosen, pilih kasih diantara mahasiswa bimbingannya dan sejuta keluhan lainnya.
Saya pikir wajar saja dosen tidak pernah bertanya bagaimana perkembangan skripsi kita. Toh yang dia bimbing bukan kita seorang. Tapi puluhan. Mana mungkin ia sanggup bertanya satu per satu. Syukur-syukur dosen ini menyimpan kontak kamu di hp nya.

3. Skripsi Itu Sangat Membosankan, Tapi Kamu Tetap Harus Mengerjakannya
Source : www.linkedin.com
Yang saya rasakan selama membuat skripsi adalah rasa bosan yang luar biasa. Kita harus berhadapan dengan bahan bacaan ilmiah ; skripsi, jurnal, buku hingga website-website yang bahasanya bikin kamu sering menarik nafas panjang. Tapi inilah perjuangan. Mau sebosan apapaun toh ini adalah kewajiban kamu sebagai mahasiswa akhir.

4. Ingatlah Orang Tua dan Orang Tersayang Ketika Semangatmu Mulai Kendor

Source : www.meadowcreekhigh.org
Sudah sifat alami manusia. Seperti iman yang naik turun begitu pula dengan semangat. Akan ada masa-masa semangat kamu kendor. Akan ada juga saat-saat dimana semangat kamu itu meledak-ledak. Ketika semangatmu kendor ingatlah bagaimana perjuangan orang tua atau orang tersayang yang telah mengorbankan tenaga dan waktunya buat biayain kamu kuliah. Kamu harus membayar itu semua dengan bersemangat mengerjakan skripsimu.

5. Jangan Terlalu di Paksakan, Kerjakan Step by Step
Source : www.talentcove.com
Takutnya kalau terlalu dikerjakan dengan menggebu-gebu, hingga lupa kewajiban sehari-hari seperti shalat atau makan kamu malah akan drop. Ketika drop dan diopname di rumah sakit tentunya kamu bakalan nyusahin orang dekatmu. Kerjakan step by step. Ingat, tubuhmu juga punya hak. Jangan menyiksanya dengan mengabaikan kebutuhannya. Sesekali mainlah kesini "Tempat Ini Bisa Jadi Perenungan, Buat Kamu Yang Skripsinya Tak Kunjung Kelar"

6. Jika Kamu Sudah Bersabar dan Berusaha Mengerjakan Semuanya. InsyaAllah Semua Akan Indah Pada Waktunya


Yakin dan tanamlah dalam hati. Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Allah Swt tidak akan menyia-nyiakan usaha hambanya. Apalagi hamba yang mau bersabar atas usaha yang ia lakukan selama ini. Semua akan indah pada waktunya. Berdoalah indahnya itu akan datang pada waktu yang tepat.

7. Jangan Pernah Berharap Teman Akan Selalu Ada di Samping Untuk Membantumu. Dia Akan Sibuk Dengan Aktifitasnya Sendiri
Source : www.erepublik.com
Bukan bermaksud mendiskreditkan peran seorang teman. Selama mengerjakan skripsi saya merasakan betul bagaimana peran sahabat dekat membantu saya. Memberikan semangat walau mereka sendiri juga punya segudang masalah terkait skripsi. Tapi ingatlah sahabat tidak akan selalu ada disampingmu untuk memberikan support kepadamu. Mereka juga punya dunianya sendiri.
Jadi berhentilah berharap atau menyalahkan teman dengan mengatakan “waktu butuh nggak ada, giliran nggak butuh beleak” Halloo-hallo, itu skripsi tanggungjawabmu, bukan tanggungjawab sahabatmu. Berhentilah menyalahkannya dan fokuslah untuk mengerjakannya.

8. Ingatlah Perjuanganmu Ketika Kuliah, Berhenti di Tengah Jalan Bukanlah Solusi

Source : www.dustinmaherfitness.com
Ada orang yang begitu mudahnya meraih sarjana dan tidak sedikit orang yang berdarah-darah hanya untuk bisa memakai baju toga. Berhenti ditengah jalan bukanlah solusi. Ada begitu banyak orang diluar sana yang perjuangannya lebih dari kamu. Bisa jadi perjuanganmu belum seberapa dibandingkan perjuangan mereka diluar sana.

Ingatlah bagaimana perjuanganmu awal-awal semester. Hujan-hujan ke kampus, nungguin dosen yang tak kunjung masuk atau diperlakukan semena-mena waktu ospek. Ketika kamu memilih untuk berhenti. Itu artinya perjuanganmu selama ini sia-sia. Tuntaskan kawan.


YOU CAN DO IT!

5 komentar:

  1. Balasan
    1. Makasih kunjungannya Bapak Dutas...

      Hapus
  2. Semoga tips ini bisa memberikan semangat bagi teman2 yg lagi dikeroyok oleh kertas2 syarat utk menjemput baju toga dan kertas keramat.. hehehe

    BalasHapus
  3. Kerennn tulisannya Rahmat Aulia...

    Berdasarkan pengalaman pribadi semua...

    BalasHapus