Minyeuk Pret ; Persembahan Dari Aceh Untuk Dunia

Pict By : www.minyeukpret.com

Pria dengan kulit sawo matang dan pipi tembem itu terus saja keluar-masuk ruangan karena handphone yang dipegangnya berdering tiap 5 menit sekali. Ketika keluar dan masuk lagi hingga beberapa kali, saya jadi memperhatikannya. Dalam pikiran terbersit “pasti orang sibuk ni, hp nya bunyi terus wak.”

Dalam sesi sharing pengalaman, para peserta diberikan kesempatan untuk bercerita tentang usahanya selama ini. Apa produk yang dijual?, Apa kendala selama ini?, Dan bagaimana teknik pemasaran yang dilakukan.

Ketika sesi sharing inilah saya jadi tahu siapa laki-laki yang keluar masuk tadi. Namanya Teuku Muda Syurmansyah, ia salah satu dari puluhan peserta acara pelatihan bagi wirausaha muda yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.

Muda, sapaan akrabnya mulai berbagi pengalaman selama menjabat sebagai head marketing Minyeuk Pret.

“Minyeuk Pret dibuat dari bahan dasar nilam Aceh yang merupakan nilam terbaik dunia. saat ini kita baru mengeluarkan tiga varian parfum ; Coffee, Meulu dan Seulanga. Untuk satu botol kita banderol dengan harga Rp.110.000,-. Selama ini kita memasarkannya secara offline dan online. Alhamdulillah sejak di launching hingga saat ini antusiasme masyarakat untuk membelinya cukup tinggi. “ Jelas Muda dengan santai namun lugas.

“Dari awal berdiri hingga saat ini sudah berapa besar keuntungan yang Minyeuk Pret peroleh?” seorang peserta bertanya dengan raut penasaran.

Muda tersenyum ke arah yang bertanya. “ Berapa ya?” Muda balik bertanya dengan wajah sumringah. “Kalau bicara keutungan secara materi dari awal hingga saat ini. cukuplah untuk memenuhi kebutuhan kita.” Dan Muda kembali tersenyum.

Jujur, saya suka jawaban yang diberikan oleh Muda. Tetap merahasiakan laba real perusahaan namun dengan jawaban yang elegan. Tapi saya yakin, pasti banyak keuntungan yang diperoleh pemilik Minyeuk Pret karena produk yang mereka jual memang sangat bagus.

Selesai acara saya mulai browsing tentang usaha Minyeuk Pret. Tingkat kekepoan saya tiba-tiba meningkat drastis akan brand local yang satu ini. Dari hasil penelusuran di dunia maya, saya menemukan kalau CEO Minyeuk Pret adalah Daudy Sukma. Seorang pengusaha muda yang juga dosen di salah satu universitas swasta di Aceh.

Ketika mendengar kata Minyeuk Pret untuk pertama kali, yang terlintas dalam pikiran saya adalah tingkat kreatifitas pencetus bisnis ini cukup tinggi. Tentu tidak semua orang bisa melihat peluang seperti yang dilihat oleh Daudy. Apalagi nama yang diberikan cukup unik dan sudah begitu akrab ditelinga orang Aceh.

Kata Minyeuk Pret sendiri adalah istilah dalam bahasa Aceh untuk menyebut “Minyak Wangi”. Kata “Minyeuk” berarti “minyak” dan “Pret” berarti “semprot.”

Pada sebuah acara yang berbeda, Daudy Sukma sebagai CEO Minyeuk Pret bercerita awal mula tercetus ide untuk mendirikan Minyeuk Pret.

“Nilam Aceh adalah nilam terbaik dunia. Salah satu komoditi Aceh ini telah ratusan tahun di ekspor untuk bahan pembuatan parfum luar negeri. Lantas orang-orang kita yang kaya raya membeli parfum tersebut dengan harga selangit. Ketika di ekspor dari Aceh sebagai bahan mentah, nilam ini dihargai cukup murah. Namun setelah diolah dan di packaging sedemikian rupa dijual kembali dengan harga selangit. Di tengah harga parfum yang meroket, petani nilam masih saja terjebak dalam lingkiran kemiskinan. Melihat fenomena tersebut terlintas dalam pikiran kami kenapa kita tidak membuat parfum sendiri yang tentunya akan meningkatkan nilai jual nilam Aceh.” Jelas Daudy panjang lebar.

Berangkat dari keprihatinan itulah, Daudy bersama kawan-kawan membangun sebuah usaha yang memanfaatkan nilam Aceh sebagai bahan baku utama pembuatan parfum. Atas dasar itulah, sekarang kita bisa melihat dan menikmati Minyeuk Pret sebagai produk unggulan dari Aceh.

Ada tiga varian unggulan Minyeuk Pret yang laris manis di Pasaran, bahkan pemasaran Minyeuk Pret sudah merambah ke 11 negara. Ini dia 3 varian unggulan dari Minyeuk Pret.

1. Minyeuk Pret Aroma Kopi
Aceh dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik dunia. Komoditi yang satu ini tumbuh subur di dataran tinggi Gayo. Jika ke Aceh, khususnya Banda Aceh dan Aceh Besar kita akan dengan mudah menemukan warung kopi di sepanjang jalan. Sehingga Aceh juga dikenal sebagai kota seribu warung kopi.

Varian Coffee. Pict by : Altha Shop
Varian Coffee. Pict By : www.minyeukpret.com

Untuk tetap menjaga ciri khas lokal lahirlah Minyeuk Pret dengan aroma kopi. Minyeuk Pret varian ini menghadirkan aroma seduhan kopi murni pada tingkat ketenangan tertinggi, serta memberikan semangat heroik yang berbalut maskulinitas dan kemapanan dari seorang pria modern. Dari semua varian saya juga paling suka dengan varian kopi. Memakainya seolah membawa kita terbang ke angan-angan.

2. Minyeuk Pret Aroma Meulu
Untuk yang suka warna putih, varian ini sangat cocok karena Meulu melambangkan kesucian. Varian Meulu akan memikat, mempesona, menghadirkan kesan feminisme yang mewah dan bernuansakan putih yang elegan bagi pemakainya.
Pict By : www.minyeukpret.com


3. Minyeuk Pret Aroma Seulanga
Seulanga dikenal sebagai “Bunganya para bunga”, Bunga khas Aceh ini mempunyai wangi yang tahan lama. Eksotisme dan keanggunan Seulanga bersatu padu dalam Minyeuk Pret varian Seulanga.
Pict By : www.minyeukpret.com


Minyeuk Pret Sebagai Oleh-Oleh Khas Aceh
Geliat pariwisata Aceh pada tahun 2017 mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini ditandai dengan menangnya Aceh pada 2 penghargaan tingkat dunia ; Bandara Sultan Iskandar Muda sebagai World's Best Airport For Halal Travellers dan Aceh sebagai World’s Best Halal Cultural Destination. Dua penghargaan tingkat dunia yang berhasil diraih ini menjadi angin segar bagi pariwisata Aceh.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui pintu kedatangan Aceh pada Juli 2016 meningkat, yaitu 2.363 orang atau 100,42 persen, dibanding Juni 2016.

Dengan meningkatknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Aceh, diharapkan pemerintah juga serius memperhatikan para pelaku usaha pariwisata. Selama ini, ketika ada teman dari luar saya sering bingung memberikan pilihan oleh-oleh yang bisa mereka bawa pulang.

Dengan hadirnya Minyeuk Pret jadi semakin menambah pilihan oleh-oleh bagi wisatawan yang ke Aceh. Namun saya melihat Minyeuk Pret ini sebagai oleh-oleh yang berbeda dari yang lainnya. Melihat dari kualitas dan harga, saya mengelompokkan Minyeuk Pret sebagai oleh-oleh khusus untuk orang-orang tersayang. Ketika ada teman dari luar Aceh saya akan dengan berani bilang “Bawa pulanglah Minyeuk Pret untuk orang tersayang. Ini oleh-oleh terbaik dari Aceh.”

Bagaimana Mendapatkan Minyeuk Pret?
Tidak perlu ambil pusing jika anda menginginkan Minyeuk Pret sebagai parfum yang akan menemani anda sepanjang hari. Jika ingin mendapatkan langsung Minyeuk Pret anda bisa mengunjungi outlet Minyeuk Pret di Jl. Wedana, No.104, Ds. Lam Ara, Kec. Banda Raya, Kota Banda Aceh, Aceh 23238.
Anda juga bisa mendapatkan Minyeuk Pret melalui outlet mitra berikut ini :
Pusaka Souvenir Jl. Sri Ratu Safiatuddin No. 78 Peunayong,
Canting Batik Jl. Mr. Dr. Mohd Hasan, Batoh,
Piyoh Ulee Kareng Ulee Kareng, samping Solong Ayah, Simpang 7, Ulee Kareng,
Rocket Store Jln. T. P. Nyak Makam No. 6, Banda Aceh,
Dunia Muslim Jl.T.Nyak Arief, Lamnyong Banda Aceh

Jika anda malas keluar rumah silahkan pesan Minyeuk Pret secara online. Perhatikan caranya berikut ini :

Langkah Pertama :
Buka www.minyeukpret,com, pilih Belanja dan Silahkan Pilih Varian Yang di Inginkan

Langkah Kedua :

Isikan Jumlah Produk  (Varian) Yang Ingin Anda Peroleh Lalu Pilih Pembayaran

Langkah Ketiga (Terakhir) :
Isikan Biodata Yang di Minta, Setelah Selesai Tekan Proses Sekarang

Sebagai anak muda yang lahir dan besar di Aceh. Dari lubuk hati terdalam saya mengakui dan bangga ketika Aceh bisa mempunyai produk unggulan seperti Minyeuk Pret. Saya berharap suatu saat nanti Minyeuk Pret akan bisa menghiasi galeri parfum tingkat dunia. Semoga
**
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Minyeuk Pret dengan tema "Minyeuk Pret Produk Unggulan Aceh".





14 komentar:

  1. Minyeuk pret, karya anak Aceh yang "akan" mendunia. Menarik ulasannya..

    BalasHapus
  2. Lengkap ya ceritanya. Minyeuk Pret memang membanggakan, semoga terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan hingga mendunia.

    BalasHapus
  3. Wuih, jadi tergoda dengan minyeuk pret setelah baca ini Dek Mat :)

    BalasHapus
  4. Lengkap dan mendetail penjelasannya. Bereh!

    BalasHapus
  5. Baru sempat mampir. Saya jg pake minyeuk pret nih. Sedang berpikir caranya untuk kolaborasi. Insya Allah suatu hari..

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah kk, terimakasih sudah bertamu

      Hapus
  6. Mantap sekali review minyak wangin ini om. sepertinya aku tertarik ingin membeli Minyeuk Pret dengan aroma kopi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah selera kita sama rupanya om. Akunjg ska yg varian kopi. Apakah itu artinya... Jreng jreng

      Hapus
  7. aku kirimin alamat rumahku ya mas, biar nanti dikirimin sm kamu oleh2 aceh :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh mas, skalian sama uangnya ya. Hihi

      Hapus